Bangkitlah Menjadi Terang
(Yesaya 60:1-7)
Mannab1010.blogspot.com
Manusia harus
sadar bahwa kita tidak dapat hidup tanpa terang, itulah sebabnya di awal
penciptaan Allah lebih dahulu menciptakan terang. Penelitian telah
membuktikannya. Ketika kita tinggal dalam kegelapan, kita akan merasa gelisah,
lalu mulai emosional dan kehilangan kendali diri. Jika keadaan ini terus
dibiarkan, kita dapat menjadi paranoid dan mengalami halusinasi. Bahkan, di
titik yang paling ekstrem, kehilangan keinginan untuk hidup. Ketiadaan cahaya
dalam rentang waktu yang panjang, dapat menjadi penyebab hilangnya pengharapan.
Sedikit
banyak, itulah yang dirasakan bangsa Israel saat mereka kembali dari Babel ke
Yerusalem. Mereka belum pulih dari berbagai trauma yang mereka alami dalam masa
pembuangan. Semua yang mereka lalui membuat mereka meragukan kasih Allah. Daya
lihat mereka terhadap janji Allah pun memudar. Ketika itulah, melalui Nabi
Yesaya, Allah memberikan pesan pengharapan yang menerangi hati mereka. Bahwa
Tuhan akan mendatangkan terang yang akan terbit di tengah mereka. Bangsa mereka
akan dipulihkan, dan bahkan melalui merekalah, bangsa-bangsa akan datang kepada
terang Allah.
Saudara-saudara
seiman. Kesulitan hidup memang kerap membuat sekeliling kita terasa gelap.
Kegagalan demi kegagalan yang kita alami seakan menyerpihkan setiap harapan
yang tersisa. Meski demikian, Tuhan tidak pernah menghendaki saudara untuk
terus diam dalam kegelapan. Saat Tuhan mengangkat saudara menjadi anak-Nya, Dia
bukan hanya memberikan terang-Nya untuk tinggal di dalam anda, tetapi Dia juga
memberikan sebuah identitas baru. Dia melabeli kita sebagai terang dunia. Siapa
pun saudara, terlepas dari segala kesalahan dan kegagalan di masa lalu, kita
telah diberikan kapasitas untuk bersinar. Agar kita dapat menerangi kegelapan
dalam hidup banyak orang. Sehingga mereka memperoleh pengharapan dalam terang
Allah yang terpancar melalui kita. Maka dari itu, bangkitlah dari keterpurukan.
Terobosan besar telah Tuhan sediakan. Dia akan kerjakan pemulihan, kemenangan
dan menyediakan berkat yang membawakan sukacita sejati bagi hidup Anda. Dia,
Tuhan, akan melaksanakannya dengan segera. Tepat pada waktu-Nya yang sempurna.
Seruan nabi
Yesaya kepada Yerusalem dan terhadap umat-Nya agar bangkit dan menjadi terang,
selain merupakan sebuah pernyataan profetik atas kota, juga merupakan seruan
untuk mengingatkan Yerusalem supaya mereka sadar bahwa terang kemuliaan Tuhan
sesungguhnya telah terbit atas mereka. Sayangnya, mereka tidak menyadari bahwa
sejak keluarnya mereka dari pembuangan hingga tiba di Yerusalem adalah berkat
penyertaan dan campur tangan Tuhan semata atas kehidupan mereka, namun mereka
tidak menyadari hal itu. Bahkan, ketika tiba saatnya untuk membangun kembali
kota dan Bait Suci di Yerusalem, mereka masih ragu dan berpikir mungkinkah apa
yang telah runtuh dapat kembali pulih seperti sedia kala. Itulah sebabnya,
mereka terkesan seperti maju-mundur atas tugas besar yang Tuhan telah
percayakan. Saat itulah Tuhan menyuruh Yesaya untuk mengingatkannya kembali
bahwa terang Tuhan telah terbit.
Seringkali
orang percaya didapati ragu akan tugas dan rencana besar yang Tuhan telah
percayakan dalam hidupnya. Mereka acapkali tidak yakin bahwa mereka bisa
melakukannya, sehingga yang terjadi adalah mereka maju-mundur untuk
melaksanakan pekerjaan yang Tuhan telah percayakan. Lewat pesan ini Tuhan
sedang mengingatkan bahwa, tidak ada alasan untuk ragu, karena sesungguhnya
terang Tuhan telah terbit atas umat-Nya, yaitu, kita. Yang diperlukan adalah
sadar dan bangkit lalu melakukan apa yang telah dipercayakan. Ketika bangsa
Israel menyadari hal itu, maka mereka mulai menyelesaikannya. Alhasil,
kemegahan bait yang mereka bangun melebihi kemegahannya yang semula.
Dunia ini
juga telah dilanda ketakutan, sehingga ada banyak orang-orang yang dilanda
ketakutan yaitu; ada orang yang takut gagal, takut mati, takut diremehkan atau
dikucilkan, takut kehilangan pekerjaan dan lain sebagainya. Tuhan tidak pernah
memberikan roh ketakutan kepada anak-anak-Nya, sebab Roh yang dimiliki oleh
Tuhan adalah Roh yang membangkitkan dan memberikan keberanian (2 Timotius 1:7).
Oleh sebab itu jangan sampai rasa takut itu menguasai seluruh kehidupan kita
sebab, ketakutan dapat mencuri sukacita kita, ketakutan dapat melemahkan iman
kita, ketakutan dapat menghilangkan kebahagiaan dan ketakutan bisa menimbulkan
penyakit di dalam tubuh kita. Apapun persoalan, kesulitan yang saudara hadapi
hari-hari ini jangan pernah takut karena Yesus telah lahir bagi setiap
umat-umat yang percaya kepada-Nya. Terang yang dari Tuhan adalah suatu
kebenaran, kebaikan dan terang itu sangat perduli dengan orang lain, sebab
itulah Alkitab berkata "Kalahkanlah kejahatan dengan kebaikan".
Dimanapun kita berada biarlah hidup kita ini mampu untuk memancarkan terang itu
kepada semua orang.
Oleh karena
itu dalam momentum perayaan Natal saat ini kita harus bangkit dari ketakutan,
kita perlu bangkit menjadi terang atas kegelapan mata rohani dunia ini.
Mengapa? Sebagai umat Tuhan Yesus yang telah menikmati pembebasan dari kuasa
kegelapan, maka Tuhan Yesus mengatakan kepada kita di Matius 5:13 -Kamu adalah
Terang Dunia. Demikian hendaknya terangmu bercahaya di depan orang (Matius
5:16). Amin!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar